Wawancara Kisah Wirausaha
Narasumber: Neni Lisnawati, 47 Tahun
Dari 2008 menjalankan usaha di bidang kuliner, “Neni Catering”.
Hasil Wawancara
"Produk: nasi tumpeng, ayam geprek, bawang goreng, pudding, gorengan, nasi box, sate ayam, lumpia jamur, aneka sambal (sambal matah, sambal hejo, sambal dabu), kentang mustofa."
"Latar belakang memulai usaha karena keadaan ekonomi, untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari."
"Memulai bisnis melalui kesepakatan dengan suami. Belajar memasak secara otodidak, dan dari teman yang sedah berpengalaman di bidang kuliner."
"Perjalanan bisnis ini dimulai dengan modal sisa gaji suami seberas Rp 300.000,00. Bisnis pertama adalah bawang goreng dan sambal. Setelah sedikit modal terkumpul, mulai menambah menu nasi tumpeng, kemudian nasi box, dan bermacam-macam masakan serta menu-menu camilan."
"Pasar tempat saya berjualan dimulai dengan teman. Kemudian semakin meluas dari mulut ke mulut. Oleh karena itu, relasi sangat penting dalam kewirausahaan."
"Ada beberapa kegagalan yang dialami, misalnya ada yang sudah memesan namun tidak jadi. Selain itu ada yang menawar harga sangat rendah, tidak sesuai dengan modal. Tantangan manajemen waktu juga kadang-kadang menjadi hambatan. Proses uji coba menu yang mengalami kegagalan juga menjadi hambatan."
"Dengan bisnis ini, kebutuhan sehari-hari dapat tercukupi dan dapat membayar biaya sekolah anak serta biaya sosial."
"Saya memiliki pesan untuk ibu-ibu rumah tangga yang mengalami kesulitan ekonomi untuk bangkit membangun usaha dengan kemampuan dan talenta yang dimiliki."


Komentar
Posting Komentar