Bisnis makanan merupakan salah satu bisnis yang cukup populer dan berkembang pesat khususnya di Bandung, sebagai kota kreatif dan kuliner. Berdasarkan data yang didapat, produksi makanan tahun 2014 naik sebesar 9% jika dibanding tahun lalu pada periode yang sama. Alih-alih menjadi pengikut persaingan yang sudah ada, Ricebox menciptakan konsep yang baru dengan on-the-go food. (Susiana Wijaya, 2015)
Dibawah ini merupakan analisa dari hirarki produk ricebox:
1. Core Benefit, manfaat yang sebenarnya dibutuhkan oleh konsumen dalam membeli ricebox adalah "enak dan kenyang".
2. Basic Product, produk dasar dari ricebox untuk memenuhi kebutuhan konsumen adalah satu porsi nasi dengan lauk pauk seperti ayam dan lainnya dengan ukuran porsi yang mengenyangkan.
3. Expected Product, produk formal yang ditawarkan dan atau diharapkan konsumen dalam membeli ricebox diantaranya porsi yang sesuai dan cukup, nasi dipadukan lauk seperti ayam, ikan dori, udang d, cumi, dll.
4. Augmented Product, manfaat atau atribut lain yang dapat ditambahkan untuk produk ricebox adalah tambahan berbagai jenis saus untuk dilumuri diatas produk tersebut. Semakin banyak pilihan saus berbeda, maka semakin baik untuk diferensiasi dengan produk lain.
5. Potential Product, Selain tambahan diatas, ricebox dapat dilengkapi dengan adanya pilihan variasi topping seperti telur, jamur crispy, tahu, dan juga pilihan sambal.

Komentar
Posting Komentar