Langsung ke konten utama

Pemilihan Produk & Prototype

Setelah Melakukan Wawancara, kami membuat ide-ide produk. Kami bertiga sama-sama tertarik di dunia kuliner.

D-Mayo akan menjadi nama brand kami. D-Mayo sebenarnya berasal dari masing-masing nama anggota kelompok ini, yaitu Debby - MAla - YOsafat.


Ide produk yang pertama di usulkan oleh Yosafat Abednego (12215055). Dia berencana membuat lumpia Jamur. Yaitu kulit lumpia yang di balut dengan isi jamur. Lumpia ini gurih dan cocok sebagai snack. Target market dari produk ini adalah orang-orang yang suka gorengan dan sarapan menggunakan gorengan. Enak juga bila menjadi lauk untuk nasi. Harga yang terjangkau, cocok untuk makanan Mahasiswa. 




Selanjutnya ide dari Mala Nuraisyah (19215054), dia melihat mahasiswa sering melakukan rapat sehingga membutuhkan konsumsi untuk makan, baik nasi bungkus atau nasi kotak, berawal dari hal tersebut, ia mempunyai ide untuk menyediakan jasa catering dengan menu custom sebagai wadah dari kebutuhan-kebutuhan tersebut.


 Ide terakhir datang dari Debby Aulia Saanty (19215015), dia mengusulkan produk ricebox. Ricebox membawa kepraktisan, cocok untuk target pasar mahasiswa ITB yang kadang lupa untuk makan atau merasa membuang waktu dengan memesan makanan lama. Sehingga ricebox ini menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Dengan ricebox ini, mahasiswa yang sibuk bisa mampir sebentar dan menikmati makanan nya dimana saja yang ia mau. 

Setelah kami berdiskusi dan menimbang, akhirnya kami memutuskan untuk memilih Ricebox menjadi produk dengan ranking pertama yang berpotensial. Ricebox kami membawa citra rasa nusantara di sambal yang kami sajikan. Sambal-sambal Nusantara. Untuk saat ini kami akan menggunakan sambal Mbe yaitu sambal khas daerah Bali. 



Untuk laporan prototype bisa di klik link disni atau buka link ini 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

RICEBOX

Bisnis makanan merupakan salah satu bisnis yang cukup populer dan berkembang pesat khususnya di Bandung, sebagai kota kreatif dan kuliner. Berdasarkan data yang didapat, produksi makanan tahun 2014 naik sebesar 9% jika dibanding tahun lalu pada periode yang sama. Alih-alih menjadi pengikut persaingan yang sudah ada, Ricebox menciptakan konsep yang baru dengan on-the-go food. (Susiana Wijaya, 2015) Dibawah ini merupakan analisa dari hirarki produk ricebox: 1. Core Benefit,  manfaat yang sebenarnya dibutuhkan oleh konsumen dalam membeli ricebox adalah "enak dan kenyang". 2. Basic Product,  produk dasar dari ricebox untuk memenuhi kebutuhan konsumen adalah satu porsi nasi dengan lauk pauk seperti ayam dan lainnya dengan ukuran porsi yang mengenyangkan. 3. Expected Product,  produk formal yang ditawarkan dan atau diharapkan konsumen dalam membeli ricebox diantaranya porsi yang sesuai dan cukup, nasi dipadukan lauk seperti ayam, ikan dori, udang d...